"Mencari Kepastian Melalui Kebenaran Logika"

Rabu, 04 Juli 2012

Dinamika hidup mengantarkanku pada perjalanan yang tak pernah terfikir sebelumnya. mau bagaimana dan jadi apa, memang harus ada target namun tak selamanya sesuai dengan harapan, bisa lebih indah dari harapan sederhana yang sebelumnya, bahkan bisa juga sebaliknya. tinggal bagaimana kita memaknainya.

Pekerjaan, peristiwa, serta orang-orang yang sebelumnya tak kukenal menjadikanku berfikir dan melihat sesuatu yang terkadang tak kusadari. beberapa saat yang lalu bersama sahabat, kami menjalankan tugas sembari jalan-jalan. Ramah tamah orang desa serta adat istiadat yang kutemui diperjalanan beberapa hari yang lalu itu biasa-biasa saja... Secara Sinta Laga juga orang desa. haha..

Namun bagiku ada yang menarik disalah seorang rumah warga dengan kehidupan sederhana mereka. Banyak orang memajang foto-foto di ruang tamu namun tak demikian dengan rumah kami bertamu. ada piagam yang tak berfigura menempel didinding rumah dengan lakban hitam dipinggir piagam yang sudah terlihat lusuh karena termakan waktu. bukan piagamnya yang menarik, namun kebanggaan yang ditunjukkan sang empunya rumah pada kami saat mempresentasikan prestasi anaknya.

Wow, luar biasa menurut saya. orang tua begitu membanggakan anaknya, sekecil apapun preatasi itu. jadi teringat kata sahabat: cinta itu mempromosikan. Persis seperti cinta orang yang kami kunjungi. dan rata-rata dari kesekian banyak, semua mempromosikan anaknya, membanggakan anaknya. piagam pramuka itu begitu berkesan buatku dan menurutku mewakili perjalan indah yang memberiku arti sebuah cinta. dan sekecil apapun usaha akan lebih berharga jika ada penghargaan dari orang yang kita cintai.

Sudahkah Anda mempromosikan orang yang Anda cintai?
Mari kita promosikan orang2 yang kita cintai, supaya penghargaan itu lebih berarti.

0 komentar:

Posting Komentar